Pondok Pesantren Fathul Ulum, Kwagean – Kediri

Wawancara: K.H. Abdul Hannan dan Gus H. Maghfur

Islam Rahmatan Lil Alamin, adalah pesan dari K.H. Abdul Hannan untuk selalu ditanamkan dalam hati masing-masing santri. “Aku gak ridho lek santriku onok seng nyalah gunakno agomo, santri kui kudu balik nang masyarakat, ngajari opo wae sak iso ne, yen durung iso yo bali nang pondok maneh, belajar maneh sampek iso” (saya tidak rela jika santri saya ada yang meyalahgunakan atas nama agama, santri itu harus kembali kepada masyarakat, mengajarkan apa saja sebisanya / apa yang ia bisa, jika belum bisa mengajar/mengabdi pada masyarakat ya kembali saja ke pondok dan belajar lagi sampai bisa)

“Islam itu keras ajarannya, ya benar keras, makna keras diterapkan pada diri sendiri. Maksudnya keras melawan hawa nafsu, keras jika meninggalkan ibadah, keras melawan kebodohan dengan cara belajar sampai tuntas, keras melawan kemiskinan, keras melawan malas berbuat baik, keras untuk berpikir, dan keras untuk mendekatkan diri kepada Allah dan berperilaku santun pada manusia.” Beliau menambahkan lagi dengan nada lirih namun cukup menggetarkan hati kami.

Gus Maghfur dengan lebih menelaskan tentang profil pesantren Kwagean yang sering kali disebut sebagai pesantren jaduk dan perdukunan. Namun yang menjadi prioritas adalah ngaji dan ngabdi, sisi lain Pesantren ini juga memiliki loyalitas pada warga sekitar pesantren dan kedekatan yang  luar biasa.

Leave a comment